Masalah Kesehatan Bayi Akibat Memakai Popok Terlalu Lama

Popok sekali pakai atau popok kain sudah menjadi kebutuhan utama bayi. Para orangtua wajib memperhatikan kapan harus mengganti popok si kecil. Mengingat bayi lebih rentan terkena penyakit atau masalah kesehatan karena sistem imun yang masih rendah. Jangan pernah membiarkan popok bayi terlalu lama sebab bisa berdampak pada kesehatan kulit mereka, lho! Sebelum Anda belanja Drypers, pastikan tahu dampak buruk memakai popok yang terlalu lama.

Akibat memakai popok terlalu lama

Segera lakukan penggantian pada popok bayi yang sudah terkena air kencing terlalu banyak atau feses, ya! Ada tiga masalah kesehatan pada bayi yang bisa terjadi akibat kelalaian orangtua dalam mengganti popok berikut ini.

  1. Alami ruam popok

Ruam popok atau diaper rash merupakan dampak buruk yang sering muncul akibat terlalu lama memakai popok yang sudah kotor. Pantat bayi atau area sekitar selangkangan bisa mengalami gatal kemerahan yang bisa semakin parah. Jika dibiarkan berlarut, maka rasa gatal dan merah bisa berkembang menjadi luka yang menyakiti si bayi.

Untuk mencegah ruam popok pada bayi, ada baiknya Anda belanja Drypers yang terbuat dari bahan lembut dan berkualitas. Anda juga bisa mengoleskan salep khusus bayi yang bisa mencegah ruam popok.

  1. Alami dermatitis atopik

Dermatitis atopik atau dikenal dengan sebutan eksim susu merupakan risiko kesehatan yang terjadi akibat terlalu lama pakai popok. Anak-anak yang berusia dibawah dua tahun masih dalam tahap toilet training sehingga mereka lebih sering memakai popok.

Jika orangtua abai terhadap kebersihan popok dan diri anak, bisa terjadi risiko radang kulit parah sekaligus rasa gatal yang disertai bintik kemerahan di area vital. Kulit si bayi menjadi lebih menebal, bersisik dan kehitaman yang perlu pengobatan intensif.

  1. Mengalami risiko ISK

Dampak negatif memakai popok terlalu lama bisa menyebabkan masalah ISK atau Infeksi Saluran Kemih. Bayi atau balita bisa mengalami kesakitan akibat susah BAK atau buang air kecil sedikit-sedikit. Dampak yang paling buruk bisa mengakibatkan risiko penyakit ginjal pada anak.

Selain memperhatikan waktu mengganti popok pada bayi dan balita, Anda juga harus memastikan kebersihan alat vital bayi. Pastikan tangan Anda selalu bersih saat membersihkan bagian penting si kecil, ya! Anda juga harus tahu cara membersihkan bekas pemakaian popok dengan membersihkan dari area depan ke belakang. Cara membersihkan yang terbalik bisa membuat kuman dari anus pindah ke bagian kelamin si kecil.

Dengan memperhatikan tingkat kebersihan area vital sekaligus rajin mengganti popok bayi, Anda bisa menjamin kesehatan si kecil tetap terjaga. Biarkan si kecil tetap merasa nyaman hingga ia bisa tumbuh dan berkembang sesuai usia. Yuk, pastikan Anda belanja Drypers yang menjamin bahan aman dipakai bayi dan anak-anak!